Beranda » Pengalaman » Mengapa Kita Perlu Menulis?

Mengapa Kita Perlu Menulis?

“Andai kau bukan seorang anak raja, juga bukan anak seorang ulama besar maka menulislah”. (Al Gazali).  Cuplikan kalimat tersebut merupakan  kalimat yang disampaikan  Pak Joko dari penerbit Andi Offset pada seminar Writingpreneurship di STMIK Bandung di akhir sesinya tadi siang. Sebuah sesi seminar yang sangat memesona puluhan orang yang menjadi pesertanya. Mengapa harus menulis? Ya, mengapa? Cuplikan kalimat di atas dapat dijadikan  salah satu alasan bagi kita yang belum terbiasa menulis. Sebagai makhluk sosial yang memiliki kebutuhan aktualisasi diri, menulis dapat menjadi celah untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Melalui tulisan yang kita susun, orang akan tahu siapa diri kita, bagaimana kualitas kita, sekecil apapun yang dapat kita tulis, dalam wadah atau media apapun. Mungkin di antara kita sering merasa tidak percaya diri untuk menulis, merasa malu atau khawatir mendapat cemoohan dari orang, atau mungkin merasa kesulitan untuk membuat sebuah tulisan. Namun, kadang  pada saat kita membaca tulisan orang lain, terbersit dalam pikiran kita: “Kalau menulis seperti begini, aku juga bisa.” Ya, mungkin itulah yang sering kita alami.

Teringat sebuah kisah yang pernah penulis baca pada masa kecil meskipun kisah tersebut tidak terekam dengan sempurna dalam pikiran. Begini ceritanya kira-kira: Alkisah di sebuah kerajaan, seorang cerdik mengadakan sebuah perlombaan untuk melawan kecerdikannya, isi lomba tersebut meminta para peserta lomba yang memang orang-orang terpilih, untuk memperlihatkan kecerdasannya dengan mencari akal agar  sebutir telur dapat berdiri tegak tanpa alat. Berbagai usaha pun dilakukan para cendekia peserta lomba itu, namun tak seorang pun dapat melakukannya.  Sang cerdik pun mendemonstrasikan kepandaiannya dengan cara memecahkan bagian ujung telur sehingga telur dapat berdiri tegak. Para peserta pun serentak mengatakan, “Kalau caranya seperti itu, aku juga bisa.”  Ya…begitulah manusia, meniru memang salah satu sifat kodrati kita.

Hal yang perlu kita hargai barangkali bukanlah tingkat kesederhanaan  dari sebuah ide itu melainkan bagaimana ide tersebut dapat diwujudkan atau bagaimana proses penciptaan ide itu. Menciptakan sebuah ide bukan hal yang gampang, tetapi juga bukan pula hal yang tidak mudah. Sebuah ide dapat kita ambil dari hal sangat kecil. Oleh karena itu,  pasanglah sensor kepekaan kita terhadap hal-hal yang kecil karena sesuatu yang besar berasal dari hal-hal yang sangat kecil itu. Itulah salah satu tips menulis yang pernah penulis ketahui.

Semangat untuk memulai menulis mungkin  sering kita alami, namun aksi dari semangat itu kadang redup tiada bekas. malaslah…., repotlah….., atau setumpuk alasan lain yang kadang kita pun tidak sepenuhnya sadari.  Walhasil, aksi dari ide-ide brilian yang pernah keluar dari rongga pemikiran kita barangkali  itulah yang paling penting daripada ide-ide brilian itu sendiri. Apa hebatnya sebuah ide jika tidak kita wujudkan?

3 thoughts on “Mengapa Kita Perlu Menulis?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s